INFO BERITA
Ary Zulfikar Deklarasikan Sebagai Calon Ketua IKA Unpad 2020-2024, Ciptakan Kemandirian Finansial dan Wirausaha Bagi Alumni
BandungNewsPhoto.com | Sabtu, 22 Februari 2020 | 18:25 WIB | 552

BANDUNG - Salah satu calon ketua Ikatan Alumni Unpad, Dr. Ary Zulfikar, SH, MH, hari ini secara resmi mendeklarasikan pencalonananya sebagai Ketua Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (Unpad) periode 2020-2024.

 

Acara yang dihelat di salah satu restoran di Jalan Dipati Ukur, Kota Bandung, berlangsung meriah, dukungan mengalir dari para alumni  Unpad  yang menghadiri acara tersebut.

 

Dalam sambutannya, Dr. Ary Zulfikar SH, MH yang akrab dipanggil Azoo, menyampaikan alasannya kenapa mencalonkan dirinya sebagai Ketua Alumni Unpad, yakni ingin menjadikan alumni sebagai sesuatu kekuatan yang dapat bersinergi dengan civitas akademika, “Tujuannya agar menciptakan kemandirian finansial dan wirausaha dalam mewujudkan kampus sebagai universitas unggul,” katanya pada wartawan saat deklarasi pencalonannya di Delapan Padi Resto, Jalan Dipati Ukur, Kota Bandung, Sabtu (22/2/2020).

 

Lebih lanjut Azoo yang merupakan alumni S1 Fakultas Hukum angkatan 1989 ini mengatakan, untuk mewujudkan visinya ada empat hal yang menjadi indikator, yang dikemas dalam 4 B, yakni bebenah, berkolaborasi, berkegiatan dan berkontribusi. Bebenah maksudnya adalah, melakukan identifikasi permasalahan dengan menggelar komunikasi dengan seluruh jaringan alumni. Berkolaborasi  melakukan identifikasi kekuatan alumni dengan pendekatan keahlian dan kompetensi. Berkegiatan adalah melakukan kegiatan dari berbagai disiplin ilmu dalam rangka pengabdian kepada masyarakat.

 

“Terakhir adalah berkontribusi melakukan kegiatan yang berdampak positif bagi perkembangan ilmu pengetahuan dalam rangka menjadikan kampus sebagai barometer pengembangan ilmu,” papar Azoo.

 

Untuk merelisasikan visi misinya tersebut, Azoo sudah menyusun empat progam kerja, pertama adalah melakukan konsolidasi jaringan dan alumni, kedua pengembangan dan pemanfaatan jaringan alumni berdasarkan keahlian dan kompetensi, ketiga mengoptimalisasikan kegiatan jejaring alumni  untuk memberdayakan universitas sebagai pusat pengetahuan, penelitian dan pengabdian masyarakat. "Yang keempat adalah optimalisasi hubungan dengan lembaga atau pemangku kebijakan atas program kegiatan yang dapat diaplikasikan dan berdaya guna bagi masyarakat," ungkapnya.

 

Azoo meraih gelar doktor dari Fakultas Hukum Universitas Padjajaran, sekarang ini bekerja menjadi Direktur Eksekutif Hukum, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Sebelumnya ia dikenal sebagai pengacara dalam bidang hukum bisnis, mendirikan firma hukum AZP & Legal. Kantor pengacaranya masuk dalam 30 besar firma hukum terbaik di Indonesia. Dan ia juga masuk dalam jajaran 100 top lawyer tahun 2018 dan 2019 yang dikeluarkan oleh jurnal Asia Business Law dari Hongkong. BNP/yur/ril

Fotografer
Yurri Erfansyah
Lokasi
Bandung, Jawa Barat



Info Berita lainnya
12345678910»